Beberapa hari yang lalu saya menangani konsumen, yang dulu pernah juga servis ke saya. Permasalahannya adalah komputernya sering ngehang saat buat main game dan internet, kasus yang sama seperti dulu.
Ceritanya, waktu saya datang pertama ketempat konsumen tersebut, komputernya masih baru, tapi sudah mengalami masalah, sering ngehang saat main game(spesifikasi core 2 duo dengan processor 2GB, vga onboard).
Saat itu saya menyimpulkan, bahwa RAMnya yang bermasalah. Tapi oleh konsumen tersebut, saya dipertemukan lewat telpon ke sipenjual komputer tersebut, dan dia mengatakan tidak mungkin RAMnya bermasalah, dan itu baru.
Memang sih beralasan, tapi apakah barang baru tidak boleh rusak?
Untuk meyakinkan pendapatku, aku coba cek hardwarenya, ternyata merk dari RAM komputer tersebut "Avexir", merk yng asing bagi saya, dan saya coba buat main game kecil (Alien shoter 1), masih sering hang, menambah keyakinanku bahwa RAMnya yang menjadi biang masalahnya, tapi karena masih baru, saya minta untuk menggaransiikannya.
Sudah beberapa bulan berlalu, konsumen tersebut telpon lagi, komputernya sering hang, padahal sudah ditambah VGA. Setelah saya cek, ini kan komputer yang dulu bermasalah, saya cek RAMnya, saya masih teringat bentuknya yang tidak meyakinkan untuk sebuah RAM dan belum diganti.
Katanya, oleh temannya sudah diganti VGA, Power supply, dan install ulang masih sama saja. Wah dapat konsumen yang punya banyak teknisi yang (mungkin) cari biaya servis murah, kayak gini nih (katanya, teman-teman yang dimintai tolong penjaga warnet / teknisi bukan ya?), dan akhirnya aku harus mengalah, harus mau meminjamkam RAM untuk meyakinkan dia bahwa itulah sumber masalahnya. Sudah 2hari ga ada kabar darinya (kemarin aku pesan, kalau ngehang lagi secepatnya kabari saya), berarti RAMnya kan?
Emang punya konsumen dari berbagai macam corak harus sabar dan telaten. Banyak mengalah coy...